Prabowo Subianto Disebut Sudah Kantongi Daftar Nama Menteri untuk Masuk di Kabinetnya

shares

Partai Gerindra menyatakan capres Prabowo Subianto telah mengantongi referensi nama-nama yang akan mengisi jabatan menteri jika terpilih pada Pilpres 2019. Namun belum dipastikan Prabowo akan mengumumkan nama-nama tersebut atau tidak.

"Kita tunggu saja infonya sampai mana. Kita masih berjuang, kok. Memang benar Pak Prabowo sudah punya (nama menteri), pasti sudah punya ya, saya tidak tahu dan beliau tidak sebutkan nama-namanya," kata Waketum Gerindra Edhy Prabowo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Edhy, yang telah mengenal Prabowo selama 26 tahun, menegaskan sang ketum selalu punya rencana untuk setiap langkah yang ia ambil. Edhy menyebut sikap Prabowo itu telah ada sejak dirinya menjadi prajurit TNI.

"Karena saya mengenal beliau cukup lama ya, 26 tahun saya ikut beliau. Setiap langkah beliau itu sudah punya rencana-rencana dan punya antisipasi-antisipasi. Dan saya pikir beliau bukan baru dalam kontes ini," ujarnya.

Edhy lalu mencontohkan sikap Prabowo selama menjadi prajurit TNI. Prajurit TNI harus memiliki rencana-rencana cadangan.

"Beliau selama di prajurit, sebagai prajurit TNI juga harus ada rencana cadangan dan sebagainya. Dan saya percaya di kepala beliau sudah ada nama-nama yang dicatat sebagai referensi manakala nanti beliau dipercaya oleh masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Edhy menegaskan Prabowo akan melibatkan anak bangsa yang terbaik untuk mengisi jabatan dalam pemerintahannya, termasuk dari kubu yang berseberangan. Menurutnya, Indonesia terlalu besar jika hanya diurus sendiri.

"Dalam pidato Indonesia Menang kan jelas, kan ada semua akan kita libatkan. Kita tidak akan bicara terbatas kepada tim sukses saja, tim pemenangan saja, kita akan libatkan semua. Karena negeri ini terlalu besar kalau kita harus urus sendiri, nggak bisa," ucapnya.

Edhy mengatakan perlu berkonsolidasi secara nasional untuk membangun Indonesia tanpa memandang latar belakang. Menurutnya, sikap tersebut telah ditunjukkan Gerindra dalam kiprahnya sebagai bagian dari anggota Dewan.

"Kalau kita mau negara besar, kita harus konsolidasi secara nasional. Siapa pun dia, tanpa memandang latar belakang, selama dia memikirkan terbaik untuk negeri, kita ajak. Itu yang saya tangkap selalu dari Pak Prabowo," ujar Edhy.


"Nggak ada istilah koalisi. Anda lihat selama kita di luar pemerintahan, apa yang kami lakukan di DPR RI, di tempat-tempat lain juga, lihat, DPRD kabupaten/kota, (DPRD) provinsi, selama kebijakan itu untuk kepentingan masyarakat, untuk kepentingan masyarakat banyak, kita akan jalani," pungkasnya.


https://news.detik.com/berita/d-4426815/gerindra-prabowo-sudah-kantongi-referensi-nama-menteri-kabinetnya
loading...

0 comments:

Post a Comment