Pernah Remehkan Bisnis Kaesang dan Gibran, Jokowi: Pabrik Saya Sendiri Sudah Kalah dari Sang Pisang

shares

Joko Widodo sekali lagi menyinggung bisnis yang ditekuni putranya, Kaesang.

Melalui postingan yang diunggah di akun Instagram @jokowidodo, Jokowi kaget omzet yang diraih putra bungsunya itu ternyata lebih tinggi dibanding pabriknya.

Ternyata, ia pernah meremehkan bisnis putranya itu.

Berikut postingan lengkap Jokowi di akun Instagramnya.

"Dulu, saya menganggap remeh bisnis pisang goreng nugget yang dikelola Kaesang.

Apa sih ini pisang goreng nugget ini? Kenapa Kaesang tak mau mengurus perusahaan mebel yang saya rintis dari nol?

Saya baru antusias ketika usaha anak bungsu saya ini sudah memiliki 54 cabang.

Saya sampai bertanya berapa ongkos produksi dan omzetnya.

Ternyata, dihitung-hitung, pabrik saya sendiri sudah kalah oleh Sang Pisang.

Bagaimana bisa.

Saya juga pernah mampir di outlet Tuku Kopi yang pemiliknya masih sangat muda.

Mau masuk saja antre, dan saya pun ikut antre.

Ternyata, produk minuman kopi Tuku Kopi yang harganya Rp18.000 itu memang berkualitas tinggi,

tidak kalah dengan merek asing.

Saya bilang ke pemiliknya agar buka gerai jangan hanya satu,

tapi sebanyak-banyaknya.

Begitulah. Anak-anak muda sekarang ini memiliki peluang yang besar untuk mengembangkan apapun.

Pada Festival Terampil 2019 di The Kasablanka Hall, Jakarta kemarin,

saya menyampaikan agar mereka jangan gampang mengeluh kalau menghadapi persoalan atau hambatan.

Dari masalah dan hambatanlah kita bisa belajar banyak." begitu keterangan foto yang tertulis di foto yang diunggah Jokowi seperti dikutip TribunSolo.com pada Minggu (10/2/2019).

Selain bisnis yang dijalani Kaesang, Jokowi juga menyinggung bisnis markobar milik Gibran, anak pertamanya.

"Seperti anak saya yang gede jualan martabak, silakan."

"Yang kecil jualan pisang goreng silakan."

"Pisang nugget goreng. Saya sering diprotes sama anak saya,

"Bukan pisang goreng, tapi pisang goreng nugget. Oke oke," tutur Jokowi saat hadir di Festival Terampil 2019 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Sabtu malam (9/2/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Joko Widodo pernah bercerita saat putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, hendak memulai bisnis martabak.

Saat itu, Jokowi sempat khawatir bisnis yang akan digeluti anaknya.

"Saya dulu juga mikir, waduh jualan martabak bagaimana," kata Jokowi dalam acara wiraswasta ASN dan Pensiunan di Sentul, Bogor, Rabu (16/1/2019).

Jokowi mengatakan, saat itu ia sudah menawarkan pabriknya yang sudah cukup besar untuk dikelola oleh Gibran.

Namun, Gibran justru menolak dan tetap ingin berjualan martabak.

Padahal, menurut Jokowi, Gibran tak punya pengalaman di bidang kuliner.

"Saya lihat ini enggak pernah punya pengamanan di bidang makanan apalagi martabak, beli saja juga enggak pernah," kata dia.

Namun rupanya, Gibran bekerjasama dengan rekannya yang memang sudah memiliki pengalaman panjang berbisnis martabak.

Jokowi senang kini Markobar yang sempat ia ragukan justru sudah memiliki 40 cabang di berbagai daerah.

"Setelah ada 40 cabang, pabrik saya keuntungannya kalah. Artinya jualan yang kita anggap sepele itu ada sesuatu yang besar."


"Kecil-kecil kalau banyak, ya gede namanya," kata Jokowi.

http://solo.tribunnews.com/amp/2019/02/10/pernah-remehkan-bisnis-kaesang-dan-gibran-jokowi-pabrik-saya-sendiri-sudah-kalah-dari-sang-pisang?page=all&_ga=2.236770113.1536830552.1549455491-180995435.1548368579
loading...

0 comments:

Post a Comment